Soal Bahasa Indonesia Gontor

Mengapa Harus Siap Menghadapi Ujian Masuk Gontor?

soal Bahasa Indonesia Gontor | Pondok Modern Darussalam Gontor dikenal sebagai salah satu pesantren terbaik di Indonesia. Ribuan calon santri setiap tahun mendaftar dengan harapan bisa menimba ilmu di sana. Namun, seleksi yang ketat membuat hanya sebagian kecil yang bisa diterima.

Salah satu materi penting dalam ujian seleksi masuk Gontor adalah Bahasa Indonesia. Mata ujian ini tidak bisa dianggap remeh karena menjadi indikator kemampuan santri dalam memahami teks, menulis, serta berpikir logis. Bagi calon santri, penguasaan Bahasa Indonesia bukan hanya soal nilai, tetapi juga kesiapan menimba ilmu dengan serius di Gontor.

Di artikel ini, kita akan membahas secara lengkap:

  • Gambaran umum soal Bahasa Indonesia di ujian masuk Gontor.
  • Contoh soal dan pembahasan.
  • Strategi belajar efektif menghadapi ujian.
  • Peran Bimbel Primago sebagai partner persiapan terbaik.

Bentuk Soal Bahasa Indonesia dalam Ujian Masuk Gontor

Soal Bahasa Indonesia di ujian masuk Gontor umumnya mencakup:

  1. Pemahaman Bacaan (Reading Comprehension): Menjawab pertanyaan berdasarkan teks bacaan.
  2. Tata Bahasa & Ejaan: Menguji pemahaman kaidah bahasa Indonesia, termasuk penggunaan huruf kapital, tanda baca, dan struktur kalimat.
  3. Sinonim, Antonim, dan Kosakata: Mengukur penguasaan perbendaharaan kata.
  4. Menulis Esai Pendek: Biasanya meminta santri menulis paragraf dengan tema tertentu.

Dengan struktur soal yang cukup luas, calon santri perlu persiapan yang matang, bukan sekadar hafalan, tetapi juga latihan yang konsisten.

Soal Bahsa Indonesia Gontor

Contoh Soal Bahasa Indonesia Masuk Gontor

Untuk membantu calon santri memahami pola soal yang sering muncul dalam ujian masuk pesantren modern seperti Gontor, berikut kumpulan contoh soal Bahasa Indonesia berdasarkan silabus resmi.

Kata Dasar & Imbuhan

Soal 1
Bacalah teks berikut dengan saksama!

Pendidik merupakan sebutan yang diberikan kepada individu yang memiliki profesi sebagai seorang pendidik baik di tingkat pendidikan dasar, menengah, tinggi maupun nonformal. Berdasarkan istilahnya, pendidik bermakna individu yang memiliki ilmu dan karakter mulia, berkemampuan mengarahkan, membimbing, serta bertanggung jawab dalam mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada orang lain. Dalam pandangan Islam, menjadi pendidik adalah suatu kemuliaan karena Allah SWT akan meninggikan derajat individu tersebut.

Tugas:
Tulislah kata dasar dari kata-kata berikut!

Kata Berimbuhan Kata Dasar
Merupakan rupa
Diberikan beri
Memiliki milik
Pendidikan didik
Menengah tengah
Berdasarkan dasar
Bermakna makna
Berkemampuan mampu
Bertanggung jawab tanggung jawab
Mengerjakan kerja
Pandangan pandang
Menjadi jadi
Kemuliaan mulia
Meninggikan tinggi
Tersebut sebut

Kata Bilangan

Soal 2
Tentukan kata bilangan pada kalimat berikut!

  1. Hanya sebatang pohon di hutan Cidahu yang tersisa setelah kebakaran pekan lalu.

  2. Karena pelanggaran disiplin, rambut Husein dibotak sampai tidak tersisa sehelai rambut pun.

  3. Selembar kertas sertifikat sangat berharga dan harus dijaga dengan baik.

  4. Anak-anak di taman bermain senang menerima sepotong kue dari ibu guru.

  5. Sepucuk surat wasiat ini dibacakan ketika keluarga sudah berkumpul.

  6. Sebidang tanah di Jakarta bisa bernilai seperti puluhan bidang di daerah lain.

  7. Ustadz menggunakan sebilah rotan untuk memberi isyarat saat mengajar.

Kata Sambung (Konjungsi)

Soal 3
Identifikasilah kata sambung pada kalimat berikut!

  1. “Bagaimana aku dapat menolongmu sedangkan aku sendiri kekurangan,” ucap Jaka.

  2. Jalan ini ditutup bukan karena hari libur, melainkan karena karantina wilayah.

  3. “Membaca iqro saja belum lancar apalagi membaca Al-Qur’an,” keluh ayah Reza.

  4. Acara pagi hari adalah upacara pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kelompok.

  5. Sewaktu masa kecil, sering kita jumpai telepon umum di tepi jalan, namun kini sudah jarang.

  6. Terlalu banyak pendaftar sehingga tenda loket menjadi penuh sesak.

  7. Ia kaget seperti tersambar petir mendengar kabar temannya gagal daftar.

Kata Majemuk

Soal 4
Temukan kata majemuk pada kalimat berikut!

  1. Panitia telah menyediakan meja tulis untuk setiap peserta.

  2. Pejabat biasanya dikawal, sedangkan rakyat kecil harus berjuang sendiri.

  3. Pengirim paket menunggu di depan ruang tamu.

  4. Pasukan pemberontak berhasil dipukul mundur oleh prajurit Singosari.

  5. Cita-cita tinggi membutuhkan kerja keras untuk mencapainya.

  6. Selama dua bulan kegiatan simpan pinjam ditutup karena relokasi.

  7. Jangan buruk sangka terhadap orang lain!

Kata Ungkapan

Soal 5
Maknailah ungkapan berikut!

  1. Buah tangan → oleh-oleh

  2. Buah bibir → bahan pembicaraan orang

  3. Naik pitam → marah besar

  4. Meja hijau → pengadilan

  5. Kepala dingin → tenang dan tidak emosional

  6. Rendah hati → tidak sombong

  7. Besar kepala → sombong karena prestasi

  8. Tangan kanan → orang kepercayaan

  9. Buah hati → anak yang disayangi

  10. Tulang punggung → penanggung jawab keluarga

  11. Keras kepala → tidak mau mendengar nasihat

Kalimat Aktif & Pasif

Soal 6
Ubah kalimat aktif menjadi pasif atau sebaliknya!

  1. Lukisan terkenal Mona Lisa dilukis oleh Leonardo Da Vinci. (Pasif → Aktif)
    ➡ Leonardo Da Vinci melukis lukisan terkenal Mona Lisa.

  2. Ibuku membuat guci dari keramik semasa kuliah. (Aktif → Pasif)
    ➡ Guci dari keramik dibuat oleh ibuku semasa kuliah.

Dan seterusnya seperti pada daftar lengkap di atas.

Kalimat Langsung & Tidak Langsung

Soal 7
Ubah bentuk kalimat berikut sesuai perintah!

Contoh:
Kalimat langsung → “Aku sedang belajar,” kata Rafi.
Kalimat tidak langsung → Rafi berkata bahwa ia sedang belajar.

Kerjakan soal 1–11 seperti contoh di atas.

Sinonim & Antonim

Soal 8
Pasangkan sinonim dan antonim berikut dengan benar!

Kata Sinonim Antonim
Asa Harapan Absen – Hadir
Citra Gambaran Akurat – Meleset
Dinamis Bergerak Boros – Hemat
Estimasi Perkiraan Cacat – Normal
Harmonis Serasi Elastis – Kaku
Insting Naluri Gagal – Berhasil
Karakteristik Ciri Kekal – Fana
Legal Sah Maya – Nyata
Majemuk Beragam Orisinil – Plagiat
Otodidak Belajar sendiri Percaya diri – Rendah diri
Proteksi Perlindungan Ramai – Sepi

Peribahasa

Soal 9
Cocokkan peribahasa dengan maknanya!

  1. Air tenang menghanyutkan → orang pendiam tapi banyak ilmu

  2. Anjing menggonggong, kafilah berlalu → tak peduli pada cemoohan

  3. Berguru kepalang ajar → belajar setengah-setengah tak bermanfaat

  4. Bagai telur di ujung tanduk → dalam keadaan genting

  5. Cepat kaki ringan tangan → suka menolong

  6. Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi → setara dalam kedudukan

  7. Dikasih hati minta jantung → tidak tahu terima kasih

  8. Dunia tak selebar daun kelor → dunia itu luas

  9. Gajah di pelupuk mata tak tampak… → kesalahan sendiri tak disadari

  10. Gali lubang tutup lubang → berhutang untuk membayar hutang

  11. Guru kencing berdiri, murid kencing berlari → pemimpin harus memberi contoh

  12. Hancur badan dikandung tanah… → budi baik dikenang selamanya

  13. Hasrat hati memeluk gunung… → keinginan besar tapi tak tercapaiAkronim dan Singkatan

Soal 10
Tuliskan kepanjangan dari akronim berikut!

Akronim Kepanjangan
APBN Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
BULOG Badan Urusan Logistik
BUMN Badan Usaha Milik Negara
DPRD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
KPK Komisi Pemberantasan Korupsi
KPU Komisi Pemilihan Umum
KRL Kereta Rel Listrik
KUD Koperasi Unit Desa
Menkopolhukam Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan
MPR Majelis Permusyawaratan Rakyat
Paspampres Pasukan Pengawal Presiden
Pemilu Pemilihan Umum
RRI Radio Republik Indonesia
SIM Surat Izin Mengemudi
SPBU Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum
STNK Surat Tanda Nomor Kendaraan
TMII Taman Mini Indonesia Indah
TNI Tentara Nasional Indonesia
TVRI Televisi Republik Indonesia
UNBK Ujian Nasional Berbasis Komputer
WNA Warga Negara Asing

Strategi Belajar Efektif Bahasa Indonesia untuk Ujian Masuk Gontor

Belajar Bahasa Indonesia tidak cukup hanya menghafal teori. Berikut strategi yang bisa diterapkan:

1. Membiasakan Membaca Teks Panjang

Calon santri perlu membiasakan diri membaca artikel, berita, atau cerpen, lalu mencoba mencari gagasan utama. Latihan ini membantu saat menghadapi soal pemahaman bacaan.

2. Memperkuat Kosakata

Gunakan kamus sinonim dan antonim, serta biasakan menulis daftar kata baru yang ditemui setiap hari.

3. Latihan Menulis

Soal esai sering keluar dalam ujian masuk Gontor. Maka, membiasakan menulis satu paragraf setiap hari akan sangat membantu.

4. Mengikuti Try Out Ujian Masuk

Try Out memberikan pengalaman nyata mengerjakan soal ujian dalam kondisi terbatas waktu. Ini melatih fokus dan kecepatan berpikir.

5. Bimbingan Belajar Bersama Ahli

Belajar sendiri kadang kurang efektif. Dengan bimbingan dari pengajar berpengalaman, calon santri bisa lebih mudah memahami pola soal.

Peran Bimbel Primago dalam Persiapan Masuk Gontor

Bimbel Primago hadir sebagai solusi tepat untuk calon santri yang ingin serius mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk Gontor. Program kami dirancang khusus:

  • Materi Lengkap: Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Arab, dan IMLA.
  • Pengajar Berpengalaman: Lulusan Pondok Modern Gontor dan pesantren unggulan.
  • Metode Efektif: Latihan soal, simulasi ujian, dan bimbingan personal.
  • Try Out Rutin: Memberikan gambaran nyata tentang pola soal ujian.

Dengan pendekatan ini, peluang lolos seleksi Gontor menjadi jauh lebih besar.

Kesimpulan

Menghadapi ujian masuk Gontor, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia, membutuhkan strategi yang tepat. Dengan latihan soal, pembahasan mendalam, serta bimbingan dari tenaga ahli, calon santri bisa lebih percaya diri.

📲 Hubungi BIMBEL PRIMAGO sekarang untuk persiapan terbaik ujian masuk Gontor 2026: WA 62 878-2002-0062
📸 Ikuti update dan tips belajar di Instagram: @bimbelprimago

By Primago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *